Selasa, 12 Desember 2017

[Opini] Pentingnya Penggunaan Bahasa Indonesia yang Baik dan Benar pada Zaman Kekinian

Posted By: Unknown - 21.46
Oleh: Zumrotul Mutaqin



Kekinian? Mungkin Anda sudah tidak asing lagi dengan kata itu. Kata yang begitu fenomenal dikalangan anak muda saat ini. Di zaman yang semakin berkembang, seseorang berusaha untuk menyesuaikan diri di zaman ini. Tidak hanya gaya hidup, teknologi, tempat, gaya hidup, media sosial bahkan cara bicara seseorang pun bisa dilihat kekinian atau tidak.

Penggunaan bahasa Indonesia dengan baik dan benar yang sesuai dengan PUEBI sangatlah penting. Faktor-faktornya seperti pergaulan, kebiasaan menggunakan bahasa yang tidak sopan. Para remaja lebih senang menggunakan bahasa mereka sendiri (bahasa gaul), bahasa yang tidak lumrah untuk didengar. Peran PUEBI diabaikan oleh para remaja, karena mereka menganggap bahwa menggunakan bahasa yang baik dan benar ketika membuat artikel, skripsi, proposal dan lain sebagainya yang bersifat formal.

Dampak negatif ketika kita menggunakan bahasa gaul adalah dapat mengganggu siapapun yang membaca dan mendengar kata-kata itu, karena tidak semua orang dapat memahami maksud dari kata-kata itu. Tetapi ada dampak positifnya juga yaitu remaja menjadi lebih kreatif. Tidak ada salahnya kita menggunakan tiap perubahan atau inovasi bahasa yang muncul. Asalkan dipakai pada saat yang tepat, media yang tepat dan komunikan yang tepat pula.

[Opini] Fenomena Bahasa Indonesia di Kalangan Pemuda

Posted By: Unknown - 21.44
Oleh Wisnu Anggaresta



Bahasa indonesia yang baik adalah bahasa yang pengucapannya sesuai dengan situasi dan kondisi, misalnya saat kita bertanya kepada seseorang tentang arah jalan menuju ke tempat wisata Contoh: “Permisi pak numpang tanya jalan untuk  menuju pantai pangi ke arah mana?”. Bahasa tersebut bahasa yang baik karena pengucapannya sesuai dengan situasi dan kondisi.

Saya sering menjumpai pemuda zaman sekarang saat menggunakan bahasa di media sosial sering menggunakan bahasa yang kurang sopan. Dengan menggunakan  bahasa-bahasa gaul, seperti kids zaman now yang mereka sendiri pun tidak tahu artinya. Padahal kata kata kids zaman now  itu tidak pantas, tidak wajar, tidak sopan santun, tidak baik dilihat, tidak baik dilakukan, tidak terbatasi moral, tidak terbatasi kesusilaan, tidak sesuai dengan akhlak, tidak sesuai dengan budaya bangsa indonesia itu sendiri. Tidak hanya kids zaman now tetapi masih banyak lagi kata kata yang tidak sopan, seperti generasi micin entah apa itu artinya mereka sendiri pun juga tidak tahu. Sering pemuda jaman sekarang menggunakan bahasa indonesia di sosial media selalu disingkat, seperti “dimna kmu” seharusnya yang benar “dimana kamu” dll.

Banyak pemuda-pemuda zaman sekarang, saat berbicara kepada teman sebaya ataupun orang yang lebih tua tidak sopan sering menggunakan umpatan-umpatan. Seperti saat berbicara kepada teman sebaya selalu menggunakan kata-kata yang kurang pantas di dengar seperti makian, dll. Sesekali pemuda zaman sekarang saat berbahasa kepada orang yang lebih tua darinya tidak menggunakan perkataan yang sopan. Kadang-kadang saat berbahasa kepada orang yang lebih tua juga menggunakan makian-makian yang kadang kala menyinggung perasaan orang yang di ajak berbicara tersebut. Sering juga pemuda zaman sekarang menggunakan kata-kata kotor saat berbahasa seperti misuh dll.

[Opini] Etika yang Harus Diperhatikan Sebelum Berkomunikasi dengan Dosen

Posted By: Unknown - 21.42
Pengetian etika adalah kesopanan, tingkah laku yangt baiik. Jadi, semua orang harus memiliki etika. Karena dengan etika, kita akan tahu apa yang kita lakukan itu benar atau salah. Semua orang bisa bertingkah laku sesuai dengan keinginan mereka, tapi kita harus memperhatikan etika yang ada dalam masyarakat atau lingkungan.

Pengenalan etika pertama kali dimulai dari lingkungan keluarga. Mulai anak usia dini sampai mereka tumbuh dewasa nanti, keluarga adalah faktor terpenting dalam memperkenalkan etika kepada anak. Pengenalan etika selanjutnya dari lingkungan sekolah, kampus. Dan kali ini, satya akan membahas etika ytantg baik sebelum berkomunikasi dengan dosen. 

Menurut saya, ada beberapa hal yang hartus diperhatikan sebelum berkomunikasi dengan dosen, yakni (1) memulai dengan salam dan menunjukkan identitas diri kita, (2) mengirim pesan pada saat jam kerja, dan (3) jangan mendadak dalam membuat janji.

[Opini] Perayaan Bulan Bahasa di Bulan Oktober

Posted By: Unknown - 21.38
Oleh: Wakhidatul Ilmia

Jika mendengar frasa “Bulan Bahasa” mungkin sebagian orang sudah tidak asing lagi dengan frasa tersebut, atau mungkin dari sebagian banyak mahasiswa di IAIN Tulungagung ini khususnya, pernah ada yang mengikuti dan merayakan “Bulan Bahasa” tersebut. Apabila ditinjau dari segi makna perkata, “Bulan Bahasa” terdiri dari dua kata yaitu Bulan dan Bahasa, Bulan memiliki dua artian sekaligus yaitu sebagai benda langit yang mengitari bumi dan dapat juga berarti masa atau jangka waktu. Sedangkan Bahasa memiliki pengertian yaitu sistem lambang bunyi yang arbitrer (mana suka), yang digunakan oleh anggota suatu masyarakat untuk bekerja sama, berinteraksi dan mengidentifikasikan diri. Jadi, dari pengertian dua kata di atas yang dimaksud dengan Bulan Bahasa yaitu kegiatan kebahasaan dan kesastraan Indonesia yang secara rutin dilaksanakan setiap bulan Oktober sebagai bulan lahirnya sumpah pemuda oleh pusat bahasa dan lembaga pendidikan yang memiliki jurusan bahasa Indonesia serta instansi yang relevan dengan pembinaan dan pengembangan bahasa.

Lantas kenapa bulan bahasa selalu identik dilaksanakan pada bulan Oktober? Ya, betul sekali, karena di bulan ini sumpah pemuda pertama kali dikumandangankan oleh para pemuda Indonesia melalui Kongres Pemuda II yang dilaksanakan di Batavia pada tahun 1928. Sumpah pemuda ini merupakan satu tonggak utama dalam sejarah pergerakan kemerdekaan Indonesia yang didalamnya membahasa tentang putusan bahwa bahasa Indonesia merupakan bahasa persatuan republik Indonesia.

Namun apa yang terjadi saat ini? Bahasa Indonesia semakin hari semakin luntur. Buktinya, bisa kita lihat di surat kabar, buku-buku, dan majalah yang rata-rata sudah mencampurkannya dengan bahasa asing khususnya bahasa Inggris. Padahal di dalam bahasa Indonesia sudah ada kata yang sepadan dengan kata tersebut, namun tetap masih saja ada penggunaan bahasa asing yang tidak perlu.Terlepas dari maksud dan tujuan menggunakan campuran bahasa asing dalam berbahasa Indonesia, yang pasti bahasa Indonesia tetaplah harus dipertahankan sebagai bahasa nasional dan bahasa pemersatu bangsa.

Melalui perayaan bulan bahasa ini diharapkan para penutur asli bahasa Indonesia dapat mengambil manfaat yang secara nyata dapat dipahami yaitu, dengan adanya bulan bahasa ini dapat menambah kecintaan kita terhadap bahasa Indonesia karena bahasa Indonesia itu sejatinya memiliki estetika tersendiri apabila mampu mengolah kata dengan baik. Lalu dengan adanya bulan bahasa ini, diharapkan agar para penutur asli bahasa Indonesia itu semakin terpacu untuk mengembangkan kemampuan berbahasa Indonesia yang baik dan benar. Karena siapakah yang paling berkepentingan menjaga dan mempertahankan bahasa Indonesia, bila bukan bangsa Indonesia itu sendiri?

[Opini] Penggunaan bahasa Indonesia dengan baik dan benar dikalangan remaja

Posted By: Unknown - 21.34

Oleh: Wahyuni Listrianingsih

Pengunnan bahasa Indonesia saat ini sudah tidak ada yang menggunakan bahasa baik dan  benar dalam kehidupan sehari-hari, remaja saat ini banyak yang menyalahgunakan bahasa Indonesia  karena remaja menganggap menggunakan bahasa Indonesia dengan benar bagi mereka itu terlalu formal untuk dipakai dalam kehidupan  sehari hari. selain itu bahasa Indonesia saat ini semakin merosot karena banyak dari remaja yang menggunkan bahasa asing antara lain bahasa Inggris, bahasa Jepang, bahasa Korea dan mandarin. Banyak remaja yang beranggapan menggunakan bahasa Indonesia itu saat acara acara formal saja seperti berpidato dan berceramah. Remaja saat ini banyak yang menggunkan bahasa yang kurang tepat, seperti saat ini  banyak yang menggunakan bahasa tidak baku (bahasa gaul) dan lebih suka menggunakan bahasa asing  bagi remaja saat ini mengusai bahasa asing sangatlah gaul dan menjadi lebih keren. Dan biasanya penggunaan bahasa gaul ini digunakan pada remaja untuk berkomunikasi dengan remaja satu dengan yang lain agar tidak terdengar kaku saat berkomunikasi.

Faktor utama banyak remaja yang malas menggunakan bahasa dengan baik adalah remaja yang tidak cinta dengan bahasanya sendiri, remaja akan terbiasa menggunakan bahasa yang baik bila kita bisa mencintai bahasanya itu sendiri, selain itu internet dan situs-situs jejaring sosial yang berdamapak signifikan terhadap perkembangan bahasa gaul misalnya, facebook, twitter ,dan instagram. Pengaruh lain juga bisa terjadi dilingkungan masyarakat yang pada umumnya mereka menyerap percakapan orang-orang dewasa disekitarnya baik teman sebaya atau keluarga. Sering saya temukan remaja yang tidak menggunakan bahasa dengan baik dan benar saat berbicara atau mengirim pesan kepada orang yang lebih dewasa bisa kita ketahui saat ini banyak remaja yang tidak sopan dalam berbicara kepada orang yang lebih tua misal dalam menyapa orang yang lebih tua dengan sapaan “hallo bro “ atau juga “ heii”  itu menurut saya kurang tepat karena harusnya kita sebagai remaja harus lebih sopan terhadap orang yang lebih dewasa dari  kita. boleh saja menggunakan bahasa gaul namun harusnya tau siapa yang mereka sapa dan itu baik atau tidaknya  mungkin bagi remaja yang menyapa dengan bahasa yang gaul akan memperlihatkan bahwa mereka keren.

Upaya yang dapat dilakukan untuk menjaga kelestarian bahasa Indonesia adalah perlu adanya saat ini menumbuhkan kecintaan dalam diri generasi bangsa terhadap bahasa Indonesia sebagai bahasa nasional, menyadarkan remaja untuk mengutamakan penggunaan bahasa Indonesia secara baik dan benar daripada bahasa gaul. Dan mengajarkan  bahasa Indonesia dengan baik sejak kecil karena pada usia balita akan mudah sekali menyerap atau mengingat bahasa Indonesia.

Copyright © Tadris Bahasa Indonesia 1-C ™ is a registered trademark.

Designed by Templateism. Hosted on Blogger Platform.